Skip to main content

mozaik cintaku

Bila cinta itu seperti rangkaian cermin,seperti mozaik..mungkin akan terasa lebih indah
Saat aku pancarkan sinar cintaku, sinar itu kembali ke aku. Dengan segala sisinya yang akan memancarkan cinta, indah terasa.
Dan saat aku perhatikan seperti maka bayangkulah yang terlihat.
simple, ia akan mencerminkan cinta yang aku pancarkan
setiap gerak cintaku adalah gerak cintanya, ia selalu bergerak untukku...
meski dalam gelap, tanpa cahaya pun ia adalah cerminan cintaku

Comments

Popular posts from this blog

KALKULATOR - 1

KALKULATOR (-) tanda Minus Ini hanyalah kerjaanku menghitung pengeluaranku sambil menghitung genteng atap rumah ketika aku terlentang di tempat tidurku malam ini.... biar cepet tidurlah... Mungkin jadi sedikit matre kalo kita bahas tentang uang, penghasilan, gaji dan pengeluaran. Namun ini kenyataan kita sering memandang remeh tentang bahasan uang, sangat riskan memang. Dimasa saat ini uang   jadi urusan yang harus selalu dibahas. Karena tidak dipungkiri semua hal saat ini harus keluar atau dibayar dengan uang... hmmm UANG.. DUIT,,,Money.. Bayangkan kita tidur aja tidak terasa harus keluar duit, kita tidur aja harus bayar.... Ga percaya? Listrik yang nemenin kita tidur, lampu yang selalu terjaga.. melek untuk jagain kita tidur apa tidak bayar? Kamu yang tidur di rumah kontrakan, rumah sewaan, kost ato rumah kreditan apa tidak merasa bayar... *maaf bukan sombong ato pamer karena aku juga masih ikut orang tua saat ini hehe.. Mari kita mulai berhitung, tempat ti...

cowok IDaMan

Cewek : Mas kerja dimana? Cowok : Saya cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali… Cewek : (WAW…Konglomerat pasti!)… Mas tinggal dimana? Cowok : Pondok Indah Bukit Golf… Cewek : (WAW kereenn…Rumah Orang-orang “The Haves”) Pasti gede rumahnya yah…?

move on level #9

Menjadi diri sendiri.... menjadi sukses adalah balas dendam yang sangat bijak... #mungkin itu adalah jurus pamungkas untuk sebuah proses Move On. Jika di level-level sebelumnya perasaan kita hanya berputar dan hanya masuk ke ruang labirin yang gelap yang akhirnya kembali ke suatu titik. Ya, titik dimana kita harus berhenti, tengok kanan-tengok kiri, lihat belakang, melirik dan mengintip "masa lalu".Berharap ada jalan pintas dan cahaya penunjuk untuk kembali di ujung labirin "masa lalu". Namun bisa jadi itu kita lakukan jika memang itu adalah "cahaya yang benar" bahwa "masa lalu akan manjadi masa depan".